Manafee Project didirikan demi mengamalkan hadits Nabi Muhammad ﷺ:
"Apabila seorang anak adam meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalannya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak sholeh yang berdoa baginya." (HR Muslim)
Berdasarkan hadits diatas, seluruh kegiatan dan program Manafee Project berdiri di atas landasan 3T (Taqwa-Tabarru’- Ta’lim)
Taqwa adalah sebaik-baik bekal yang bisa disiapkan oleh seorang muslim untuk kehidupan Akhirat yang kekal. Allah Azza wa jalla berfirman:
وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى
“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”
(QS. Al-Baqarah: 197)
Dan tentunya yang Taqwa dapat direalisasikan dengan mengamalkan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Al-Qasimi berkata, “Persiapkanlah ketaqwaan untuk hari kiamat , Karena orang yang bersafar di dunia saja harus memiliki bekal, dimana Musafir tersebut membutuhkan makan, minum dan kendaraan. Sama halnya dengan safar dunia menuju akhirat, kita juga butuh bekal. Dan Bekalnya adalah dengan ketaqwaan pada Allah, amal taat dan menjauhi berbagai larangan Allah...”
Harapan kami, semua program yang dijalankan oleh Manafee Project adalah salah satu bentuk ketaqwaan dan ikhtiyar kita dalam menyiapkan bekal untuk kehidupan kita di akhirat kelak.
Tabarru’ (التبرع) adalah segala bentuk akad yang dilakukan dengan tujuan kebaikan dan tolong-menolong dengan ikhlas dan mengharap pahala dari Allah Azza wa Jalla, bukan demi hal hal yang duniawi.
Ada banyak sekali bentuk akad tabarru’ yang bisa kita lihat di sekitar kita, seperti: zakat, wakaf, infaq, shadaqah, dan sebagainya.
Apalagi dengan melihat bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam hal ini, khususnya ZISWAF (Zakat Infaq Shadaqah dan Wakaf) yang ditunjang dengan teknologi digital. Hal itu terlihat dalam 3 tahun terakhir, dimana pertumbuhan kumulatif inisiatif galang dana di berbagai platform meningkat tajam. Begitu juga dengan potensi zakat yang begitu besar (lebih dari 200 triliun Rupiah) yang terus meningkat dari tahun ketahun, walaupun yang sudah terkumpul saat ini masih jauh dari nilai tersebut dikarenakan rendahnya literasi dan pemahaman masyarakat tentang ZISWAF, dan beberapa faktor lainnya.
Kedepannya, berbagai program di Manafee Project bertujuan membantu ummat muslim dengan berbagai cara dari edukasi masyarakat dengan kelas-kelas berkaitan dengan fiqih zakat, fiqih wakaf, dan kelas-kelas edukasi lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang akad-akad tabarru, sampai dengan bimbingan dan praktik di lapangan. Dengan begitu, masyarakat akan lebih paham akan pentingnya akad-akad Tabarru' sehingga dapat menebarkan manfaat secara masif dan meluas, dan menjadi amal jariyah di kehidupan kita di Akhirat.
Kata ta’lim diambil dari kata علم-يعلم, yang artinya ‘mengajar’. Sebagaimana hadits riwayat muslim di atas, ada tiga hal yang akan terus memberikan manfaat bagi ummat muslim walaupun ia meninggal, dan salah satunya adalah: Ilmu yang bermanfaat.
Mengajar. Dengan mengajarkan ilmu kita kepada orang lain, maka ilmu kita jadi bermanfaat. Dan kalau murid kita mengajarkan ilmu tersebut kepada orang lain, kita juga akan mendapatkan pahalanya, sebagaimana sabda Nabi ﷺ:
“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.”
(HR. Muslim)
Dan tentunya mengajarkan ilmu juga termasuk dalam arti kata kebaikan yang disebut dalam hadits diatas.
Dan salah satu landasan Manafee Project adalah Ta’lim, dimana kami akan memberikan wadah dan fasilitas untuk teman-teman yang ingin mengajar dan membagikan ilmu yang ia miliki.
Harapannya, dengan program-program yang di adakan oleh Manafee Project akan membantu kaum muslimin dalam mengajarkan ilmu secara meluas, sehingga dapat menjadi bekal yang sangat berharga di hari kiamat kelak.