Common Room Networks Foundation

Common Room Networks Foundation (Common Room), berdiri sejak 2005, adalah organisasi nirlaba yang mendorong kolaborasi lewat seni, budaya, dan teknologi di Indonesia. Dari proyek seni, kini fokus pada pemberdayaan masyarakat, pengurangan kesenjangan digital, dan pembangunan pedesaan. Kegiatannya mencakup edukasi COVID-19, melawan misinformasi, serta mendirikan Sekolah Jaringan Komunitas untuk pelatihan keterampilan digital. Common Room juga mendukung seni, pembangunan berkelanjutan, dan pengurangan risiko bencana dengan memanfaatkan budaya dan teknologi untuk inovasi dan perubahan sosial.

Konektivitas Internet Berbasis Komunitas

Sejak tahun 2019, Common Room mulai mengembangkan program yang berfokus pada penyediaan akses internet yang dikelola oleh masyarakat dengan tujuan pemberdayaan sosial dan ekonomi. Program ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan infrastruktur, peningkatan keterampilan digital, serta penggunaan internet yang tidak hanya menyediakan akses teknologi, tetapi juga mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah terpencil.

Fokus Program

Sekolah Intenet Komunitas

Sekolah Intenet Komunitas

Sekolah Internet Komunitas (SIK) diluncurkan pada Oktober 2021 di Kasepuhan Ciptagelar, Jawa Barat, melalui kerja sama Common Room, APC, dan FCDO untuk mengatasi kesenjangan digital. Kini SIK hadir di 11 wilayah Indonesia, membantu masyarakat memanfaatkan internet sesuai kebutuhan lokal.

Rural ICT Camp

Rural ICT Camp

Rural ICT Camp, digagas Common Room pada 2020 dengan dukungan DAP Kedubes Inggris Jakarta, kini berkembang menjadi forum internasional untuk berbagi pengetahuan, melatih keterampilan digital, dan memperkuat konektivitas untuk pembangunan fondasi aspek digital berkelanjutan.

Berita Program Terbaru

Social Networks

Ikuti kami dalam jejaring sosial
dan tetap terhubung.

Home
This website uses cookies to improve your experience. By using this website you agree to our Privacy Policy.
Read more