Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Ruang Kecewa dan Ikhlas

Aku berjalan selama 35 tahun, dan aku menyadari bahwa aku sering tidak konsisten. Maka aku menjadi doa sebagai alat bantu. Kenapa begitu? Karena aku hanya manusia biasa dan sering berubah-ubah. Dan Allah Yang Maha Mengetahui apa-apa yang akan terjadi, apa yang telah terjadi dan persiapan untuk menjadi. Aku sering bertanya kenapa orang lain mendapatkannya sedangkan aku tidak. Aku sering takut jika iri hati menjalar dan menutup hati aku sehingga buta mata hati untuk melihat nikmat lainnya. Aku takut itu menjadi musyrik kecil terhadap takdir Allah. Jadi aku berdoa.  Suatu hari, aku berucap kepadanya  "Bisa jadi, penundaan Allah akan rezeki adalah rezeki itu sendiri. Contohnya saat seseorang tidak diberikan rezeki untuk menikah. Maka sejatinya bisa jadi Allah menghindari diri kita untuk melakukan kedzoliman terhadap tanggungjawabnya kepada pasangannya."  Dia tidak setuju, namun masih ragu. Dia meminta waktu agar bisa menanyakan perihal ini kepada gurunya yang dirasa lebih ahl...

Postingan Terbaru

Month Journey, January

Little Monster

Kisah sumber air abadi sepanjang masa